Jumat, 10 April 2009

Hati-Hati Jika Menulis Opini di Blog


Berita heboh datang dari blogger Muslim Brotherhood di Mesir yang menulis opininya secara berlebihan dalam blog-nya. Polisi Mesir telah menahan blogger Muslim Brotherhood yang melakukan provokasi atas demo protes melawan pemerintah Mesir, Minggu (05/4) kemarin. Polisi telah menahan Abdel Rahman Fares (25) di propinsi Fayoum, barat daya Kairo, ketika ia sedang berada dalam demo Minggu kemarin.

Fares, seorang laki-laki yang menjalankan blog "My tongue is my pen" (http://abdofares.blogspot.com/)” telah ditahan dengan tuduhan mendistribusikan literature promosi ideology Brotherhood dan mendorong warga sipil untuk menyerang pemerintah. Sebuah artikel baru di blog tersebut, disebutkan bahwa Fares telah dikontak Rabu (01/4), oleh pihak keamanan negara dan menyuruhnya untuk datang ke kantor mereka. Namun, tidak ada indikasi apakah Fares menyanggupinya atau tidak. Sementara pihak Perdana Menteri Dalam Negeri Mesir tidak mengeluarkan komentar apapun mengenai hal tersebut.

Grup Muslim Brotherhood sendiri merupakan grup oposisi yang terkuat di Mesir. Pemerintah Mesir menyebutnya organisasi yang melanggar hukum, namun masih beroperasi secara terbuka, walaupun anggotanya sudah banyak yang ditahan. Sementara kasus Fares ini muncul sehari setelah polisi Mesir menahan 18 member sebuah grup protes yang bernama Sixth of April Youth, dengan slogan “It's our right, and we'll take it.” Akhirnya pemerintah Mesir kemudian menahan aktivis yang ikut bergabung dalam demo protes tersebut.

Sementara itu, grup Sixth of April Youth sejak berdirinya memang untuk anti pemerintah, dengan mengumpulkan anggotanya melalui situs jejaring social Facebook, dan blog untuk forum utama guna mengkritik pemerintahan di Mesir. Akibat dari insiden tersebut, member parlemen untuk Muslim Brotherhood mengatakan tidak akan berpartisipasi dalam sesi solidaritas serangan ke pemerintah tersebut.(h_n)

0 komentar:

CATEGORIES

VISITES MY BLOG

  © Blogger template 'Isnan Ananda' by Isnancomputer.com 2009

Back to TOP