Rabu, 14 Januari 2009

ROBOT PRAJURIT BUATAN AS SEHARGA 50 TRILYUN



Kian panjangnya deret serdadu Paman Sam yang nyawanya melayang di medan perang ataupun mengalami krisis mental menguatkan tekad Amerika Serikat untuk membuat pasukan supertangguh. Tak bisa mati ataupun depresi. Pilihannya mengisi barisan skuad militer masa depan mereka dengan robot prajurit ala The Terminator, robot pembunuh rekaan Hollywood.Negeri Paman Sam serius dengan proyek yang ditarget tuntas pada 2010 tersebut. Karena itu, mereka tak sayang menggelontorkan dana yang diperkirakan menghabiskan USD 4 miliar (sekitar Rp 51,5 triliun) tersebut.Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Pentagon menggandeng ahli robotika Inggris untuk merancang alat semacam ''indra kepatuhan'' pada robot-robot itu agar tidak sembarangan menerobos aturan perang yang ditetapkan Konferensi Jenewa.

Peneliti tengah merancang sebuah software sebagai panduan pergerakan robot-robot itu. Sebuah sistem yang bisa menganalisis sendiri kapan mulai beraksi, membedakan pasukan musuh dengan sipil, atau membedakan tank baja dengan ambulans. Tak lupa, aturan Konvensi Jenewa diselipkan dalam memori komputer tersebut sebagai panduan etika prajurit di medan perang.

Kritik datang dari ahli komputer dari Sheffield University, Noel Sharkey. Dia mengatakan,''Tulang belulang saya menggigil. Saya sudah bekerja sebagai agen intelijen selama berpuluh tahun, namun gagasan robot menggantikan peran manusia itu sungguh mengerikan.''

0 komentar:

CATEGORIES

VISITES MY BLOG

  © Blogger template 'Isnan Ananda' by Isnancomputer.com 2009

Back to TOP